Jenis-jenis Cerpen Berdasarkan Panjang dan Alirannya

  • capaik 
jenis jenis cerpen

Sekitar tahun 2011-2012 dulu saya suka sekali menulis cerpen, bahkan beberapa dari cerpen saya dimuat di koran dan satu di antaranya memenangkan lomba cerpen pada saat ini. Apakah anda juga menyukai cerpen? Kalau begitu, apakah anda tahu jenis-jenis cerpen yang ada?

Cerpen atau cerita pendek merupakan salah satu jenis karya tulis (sastra) yang digemari. Tidak hanya oleh kaum muda tetapi juga kaum tua. Ceritanya yang relatif pendek dan selesai dalam satu judul mampu membuat pembaca puas dan mendapatkan amanah sebagai salah satu unsur intrinsik cerpen tersebut. Bahkan dalam kurikulum pelajaran bahasa Indonesia di sekolah pun, cerpen adalah materi yang kerap dipelajari.

Jika anda adalah seseorang yang ingin menjadi penulis, terutama cerpenis, anda tentu harus tahu jenis-jenis cerpen, bukan? Setiap cerpenis memiliki kecendrungan menulis cerpen tersendiri. Bagaimana dengan anda? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

Jenis-jenis cerpen menurut panjangnya

Menurut panjang teks cerpen, cerpen dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu:

Cerpen Mini

Cerpen mini adalah cerpen singkat yang memiliki ukuran 750-1000 kata saja. Cerpen ini sering disebut cermin (cerita mini), bahasa lainnya adalah flash fiction atau fiksi cepat. Penulisannya biasanya to the point dan tidak menggunakan narasi atau deskripsi yang mendetail atau berbelit-belit. Jika anda ingin menulis cerpen mini, usahakan tidak berlama-lama untuk mendeskripsikan sesuatu. Selain itu, pastikan jika alur cerita anda jelas sehingga tidak memusingkan pembaca.

Cerpen Ideal (Sedang)

Cerpen ideal berukuran sekitar 4-5 halaman atau 3000-4000 kata saja. Cerpen ukuran seperti ini sering ditemukan di rubrik sastra koran atau majalah. Dapat dibaca dalam sekali duduk saja. Isinya mudah dipahami.

Cerpen Panjang (disebut juga Cerita Panjang)

Cepen panjang ditulis hingga 10.000 kata atau lebih. Karena saking panjangnya bisa dikembangkan menjadi novelet. Jika diukur dalam halaman, ukurannya sekitar 8-10 halaman. Cerpen panjang sulit ditemukan di majalah-majalah atau koran, biasanya dibuat untuk diikutkan ke dalam lomba cerpen.

Jenis-jenis cerita pendek menurut alirannya

Selain menurut ukuran, cerpen dapat dibedakan menurut aliran yang digunakannya. Berdasarkan alirannya, cerpen dibagi menjadi:

Realis

Cerpen realis adalah cerpen yang menggambar sesuatu apa adanya, seperti sesungguhnya. Cerita cerpen realis akan berkutat pada cerita sehari-hari. Pengarang cerpen melukiskan apa adanya, tidak memihak dan mengesampingkan prasangka atau pandangannya sendiri.

Surealis

Cerpen surealis adalah kebalikan dari cerpen realis. Surealis berhubungan dengan dunia mimpi. Dunia angan-angan. Dunia mistis. Dunia yang berbeda dengan dunia nyata. Dalam cerpen-cerpen surealis, benda mati dapat berbicara. Bayangan dapat melakukan sesuatu dan segala macamnya.  Namun meskipun demikian, pengarang tidak memaksakan pandangannya, penafsiran diserahkan kepada pembaca.

Idealis

Cerpen idealis adalah cerpen yang sarat akan pandangan penulis. Di dalamnya terdapat cita-cita penulis yang diadopsi oleh tokoh-tokoh cerita. Penulis cerpen idealis memiliki pandangan tersendiri mengenai hari ini atau sesuatu yang jauh di masa depan, dan ia berusaha menggiring pembaca pada pandangannya itu.

Romantis

Cerpen romantis adalah cerpen yang mengutamakan perasaan. Bisa hubungan antara sepasang manusia maupun hubungan-hubungan lain. Penulisan cerpen romantis mengutamakan pilihan bahasa yang indah demi menunjang romantisme ceritanya.

Ekspresionis

Cerpen ekspresionis berkaitan dengan ekspresi pengarang terhadap sesuatu.

Secara umum, jenis cerpen menurut alirannya adalah seperti yang disebutkan di atas. Ada jenis-jenis aliran lainnya namun merupakan turunan dari hal-hal yang sudah disebutkan di atas. Selain cerpen, ada juga karya sastra yang disebut dengan pantun, untuk mengenal lebih jauh tentang pantun, anda bisa baca tulisan saya yang ini : Jenis-jenis Pantun Berdasarkan Isinya yang Perlu Diketahui

Sekarang anda sudah mengetahui jenis-jenis cerpen, yang manakah yang cocok dengan diri anda? Nah, jika ada hal yang menurut anda kurang dari tulisan ini, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *